BANJARNEGARA, himawan.org– Pengurus Daerah (PD) Himawan (Himpunan Alumni dan Wali Santri) An-Nawawi Eks-Karesidenan Banyumas menggelar kegiatan Ngaji dan Halalbihalal pada Sabtu (4/4/2026). Bertempat di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Banjarnegara, acara ini menjadi momentum penguatan jaringan alumni di wilayah Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara (Purbanjar).
Kegiatan khidmat ini dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, KH Achmad Chalwani Nawawi. Turut hadir seratusan anggota Himawan, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam mauidzah hasanahnya, KH Achmad Chalwani menekankan pentingnya santri memahami sejarah bangsa. Beliau menegaskan bahwa santri memiliki peran vital dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.
”Santri memiliki peran besar dalam memerdekakan bangsa. Kita punya sosok Pangeran Diponegoro, tokoh santri yang gagah berani mengusir penjajah. Semangat juang inilah yang harus terus dijaga oleh para alumni,” ujar beliau di hadapan jamaah.
Sementara itu, Giyono, Wakil Ketua Bidang Organisasi Himawan Pusat, dalam sambutannya memaparkan bahwa organisasi merupakan wadah strategis untuk menjaga sanad keilmuan dan memperluas kemanfaatan di masyarakat.
Ketua PD Himawan Eks-Karesidenan Banyumas, Ky Amin Muhtasor, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan agenda rutin tiga bulanan. Ia mengapresiasi kehadiran para anggota dan mengajak seluruh elemen untuk lebih proaktif. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tiga bulan secara bergiliran di wilayah eks-Karesidenan Banyumas.
Ky Amin mengimbau anggota yang sudah hadir untuk merangkul rekan-rekan alumni lain yang belum sempat aktif agar dapat bergabung kembali dalam barisan.
”Kami berharap melalui wadah ini, silaturahmi tetap terjaga. Bagi anggota yang belum bisa aktif, mari kita ajak bersama-sama untuk ikut serta dalam kegiatan berikutnya,” pungkas Ky Amin.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar-alumni yang datang dari berbagai pelosok Banyumas Raya, memperkuat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak di pesantren.