PURWOREJO, himawan.org — M Nurul Fahmi, S.Sy, M.S.I resmi dikukuhkan sebagai ketua umum pengurus daerah (PD) Himpunan Alumni dan Wali Santri An-Nawawi (HIMAWAN) Purworejo pada Senin (11/5/2026) di Masjid Jami Baitul Izzah Lugosobo.
M Nurul Fahmi, S.Sy, M.S.I menjabat sebagai ketua PD Himawan Purworejo periode 2026-2031. Nurul Fahmi menggantikan ketua sebelumnya yakni KH M Sumidin yang telah mengabdi sejak tahun 2021 yang lalu.
Ketua umum pengurus pusat Himawan An-Nawawi, Dr Anwar Ma’rufi M.Ud. mengatakan pergantian kepengurusan Himpunan Alumni dan Wali Santri An-Nawawi (HIMAWAN) Daerah Purworejo menjadi momentum penting untuk memperkuat peran alumni dalam pengembangan Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan dan kemaslahatan umat.
Dalam sambutannya, Dr Anwar menegaskan bahwa organisasi alumni tidak boleh berhenti hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi harus menjadi ruang pengabdian nyata kepada masyarakat, pesantren, dan para ulama.
“Apalah arti jabatan bagi kita semua. Jabatan itu hanyalah sarana untuk khidmah sesuai visi yang sudah disusun yakni berkhidmah kepada kiai dan para ulama untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ia menyebut, secara strategis keberadaan HIMAWAN bertujuan memperkuat peranan alumni dalam mengembangkan Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo di berbagai bidang, mulai pendidikan, sosial, budaya, hingga dakwah.
Menurut Dr Anwar, regenerasi kepengurusan menjadi tanda bahwa organisasi masih hidup dan terus berkembang.
“Kalau ada regenerasi, HIMAWAN tandanya hidup. Kalau tidak ada regenerasi, itu perlu dipertanyakan,” katanya.
Ia pun mengapresiasi kepengurusan sebelumnya yang dinilai berhasil menyiapkan kader-kader baru untuk melanjutkan program organisasi.
Dr Anwar secara khusus menyampaikan selamat kepada pengurus daerah HIMAWAN Purworejo yang baru dan berharap mereka mampu bersinergi dengan pengurus pusat dalam menjalankan program-program organisasi.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya nilai “khidmah” dalam kehidupan alumni pesantren. Menurutnya, ada tiga pihak yang jasanya tidak akan pernah bisa dibalas manusia.
Pertama adalah Allah SWT sebagai pencipta manusia. Kedua adalah orang tua yang telah membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Ketiga adalah guru dan para masyayikh yang menjadi perantara manusia mengenal Tuhan dan ilmu kehidupan.
“Guru, masyayikh, murobbi ruh kita, itu tidak mungkin bisa dibalas jasanya. Maka HIMAWAN ini menjadi wadah khidmah kita,” ucapnya.
Selain menyoroti regenerasi organisasi, Anwar juga memaparkan sejumlah program yang sedang dijalankan pengurus pusat HIMAWAN.
Di bidang pendidikan dan dakwah, HIMAWAN telah menerbitkan buku “Mutiara Ramadan” yang ditulis kader alumni.
Organisasi juga tengah menyiapkan buku kumpulan khutbah yang nantinya dapat dimanfaatkan pengurus daerah.
Sementara di bidang sosial dan budaya, HIMAWAN sedang menjalankan program penghimpunan donatur untuk membantu anggota alumni yang mengalami kesulitan ekonomi, khususnya dalam pembiayaan pendidikan putra-putri mereka.
“Program sosial ini diharapkan bisa membantu sesama alumni yang membutuhkan. Alhamdulillah, perkembangannya meningkat drastis,” katanya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan dan memperluas berbagai program tersebut agar keberadaan HIMAWAN semakin dirasakan manfaatnya, baik oleh alumni maupun masyarakat luas.
Sementara itu M Nurul Fahmi, S.Sy, M.S.I mengatakan, pihaknya akan segera menyusun progam kerja. Ia juga berterimakasih kepada para alumni yang telah mempercayai dirinya menjadi ketua umum PD Himawan Purworejo.
“Meski begitu, saya tidak bisa berjalan sendiri, kami harap nantinya semua bisa berkontribusi terhadap Himawan agar organisasi ini bisa terus bermanfaat,” tutupnya.